Selasa, 17 Oktober 2017

Cerpen Persahabatan

Selamat Tinggal Sahabatku



Pagi telah menampakkan sinarnya, menerangi ketiga sahabat yang sedang berkumpul di sebuah rumah kayu yang melayang. Angin semilir berhembus dengan lembut. Menerpa dedaunan pohon berukuran besar dan menari mengikuti arah angin.
Mereka selalu berkumpul dan bermain bersama di dalam rumah tersebut, bercanda, riang dan gembira. Menikmati keindahan bunga bunga yang berbaris dengan sangat rapinya dari atas pohon.
Ketiga sahabat itu bernama, "Karin, gloria, dan viora."
Sinar matahari mulai merambat di jendela rumah pohon yang mereka tempati dan mewarnai dinding dinding kayu dengan warna emasnya yang berkilau.
Rumah yang dibangun diatas pohon yang tetap berdiri dengan kokohnya itu, mereka namakan dengan sebutan, "Rumah pohon persahabatan."
Karin adalah sosok perempuan yang sangat bersemangat dalam hal pelajaran fisika, dia juga sangat suka bercanda dan ceria ketika ke dua sahabatnya itu sedih. Namun, sifat manja nya itu menjadi kelemahan yang belum bisa dia kuasai.
Gloria perempuan dengan sifat nya yang cerewet, dia suka bediam diri dan sangat suka mendegar musik dengan handphone yang selalu ia bawa, walau begitu dia sangat pintar dalam pelajaran sejarah, dan ingin menjadi ahli sejarah, juga handal dalam bernyanyi.
Dan yang tertakhir adalah, viora dia adalah perempuan berambut panjang yang sangat baik, suka menolong dan menasihati sahabatnya. Dia juga sangat pintar dalam pelajaran biologi dan metematika tak heran dia selalu mendapat peringkat pertama di Smp nya, nilai raport nya pun tidak pernah rendah hingga menjadi murid favorit di kelas.
Pagi itu, karin sedang bangun dengan wajah yang sangat lemas. Matanya yang masih berkunang kunang membuatnya enggan berdiri, namun mau tidak mau dia harus terbangun karena jam telah menunjukkan pukul 07.00, selain itu, ini juga adalah hari pertamanya memasuki ruang kelas delapan, dia pun berusaha bangun untuk mempersiapkan diri menuju sekolah.
"Driing... Dringg." Lonceng sekolah berbunyi dengan suara yang berisik.Membuat gloria yang sibuk mendengar lagu menjadi terganggu, suara lonceng itu bergema dengan keras hingga masuk ketelingannya.
Sedangkan, viora dengan senyuman khas nya yang begitu manis mulai mengambil buku buku nya di tas biru tua untuk memulai pelajaran. tapi, hal tidak enak dia rasakan tak tahu kenapa di sakit kepala. Tapi dia berusaha menahannya.Lalu saat sakit kepalanya perlahan baik. Entah kenapa viora terus menengok kiri dan kanan berusaha mencari sesuatu.
Gloria mengernyit, lalu memanggil viora yang duduk tepat berada di depannya."Viora, kamu kenapa?"
Viora berbalik, dan gloria menunggu jawaban viora kepadanya."Apa kau melihat karin? Dari tadi aku tidak melihatnya."
Gloria menggeleng. Tiba tiba saja, guru dengan rambut panjang berwarna hitam berkilau datang dengan elegan seperti ratu inggris yang sedang berjalan di atas karpet merah untuk menghadiri pertemuan penting.
"Selamat pagi anak-anak!" Ujar ibu nirna dengan suara lantang.
Ibu nirna berbalik ke arah meja dan tampak mencari cari sesuatu di tumpukan kertas yang di biarkan berantakan.Tiba tiba saja, pintu kelas terbuka secara perlahan hampir tidak menimbulkan suara, bayangan manusia mulai terlihat.
Dan saat di lihat, ternyata itu adalah karin. Karin yang kaget melihat guru, berjalan perlahan agar hentakan sepatunya yang besar tidak menimbulkan suara.
Viora tak kuasa menahan tawa, saat ekspresi karin yang begitu lucu di perlihatkan di depan kelas.
Viora dan gloria melihatnya berlari di antara barisan bangku coklat yang telah di tata dengan sangat rapi hingga karin dapat duduk di samping viora dengan lega.
Karin menghela napas." Huh, hampir saja." Sambil terengah engah.
Guru nirna akhirnya, menemukan spidol nya yang bersembunyi. Dan kembali menatap murid murid nya yang tampak tidak sabar ingin belajar. Semua murid perlahan membuka lembaran kertas putih di buku nya yang baru. Dan mencatat sederetan huruf hingga menjadi sebuah kalimat.
Barisan tulisan gloria yang rapi membuat guru nirna yang berjalan melihat kegiatan muridnya sangat suka dengan tulisan gloria.
Gloria terus menulis, tulisannya bagai tulisan ketikan komputer, sederetan angka pun di tulisnya dengan sangat rapi dan sangat hati hati.
Saat itu, mereka berkumpul di kantin untuk makan siang, mereka membawa bekal masing masing dan tentunya selalu tersedia nasi. Mereka membicarakan seputar pr yang akan mereka kerjakan di rumah pohon persahabatan nanti saat pulang sekolah.
Keramaian di dalam kantin membuat karin merasa terganggu apalagi suara bising yang di keluarkan anak anak nakal yang berteriak seenaknya di kantin.
Sedangkan, viora sibuk memakan daging yang di potong kecil kecil dan terlihat sangat enak. mereka saling berbagi, mulai dari daging, sayur, dan ikan dengan taburan saus yang dimiliki gloria.
Namun, viora langsung memegang dadanya, dia memperlihatkan raut wajah yang bergitu kesakitan. Dia seolah ingin menjerit, detak jantungnya seperti melemah dan sangat lambat. Bingung dengan hal itu, karin pun bertanya dengan muka keheranan dan sedikit khawatir.
"Viora, viora ada apa?" Tanya nya.Gloria bertatapan dengan karin, seolah ingin bertanya. "Kenapa dia?" Viora mengangkat tangannya lalu mengacungkan jempol tanda tidak apa apa.
Mereka pun melanjutkan makan dengan lahapnya tapi, tidak untuk viora.
Hingga pada waktunya pelajaran telah berakhir.
Mereka pun memutuskan untuk pergi kerumah karin tempat dimana rumah pohon persahabatan itu di buat atau lebih tepatnya halaman belakang rumahnya.
Rumbut rumput yang berwarna hijau dan bunga bunga yang bermekaran di pandang viora dengan rasa takjub.
Melihat betapa indahnya bunga buga itu membuka kelopaknya secara perlahan dan memamerkan keindahan putik dan benang sari yang mereka miliki, belum lagi, warna mereka yang bervariasi. Yah... Wajar kalau banyak bunga di halaman rumah karin itu di sebabkan karena ibu karin yang suka dengan bunga bahkan ibunya dapat menghafal lebih dari 100 nama bunga yang langka.
"Viora, ayo naik!" Tegur karin sambil memegang tangga yang terbuat dari papan papan kecil dan sebuah tali tebal yang kuat lalu dirangkai hingga terciptalah sebuah tangga sederhana tapi, bermanfaat.
Saat berada di atas mereka pun mengeluarkan buku fisika dan mengerjakan nya bersama sama.
Viora langsung mengeluarkan, sebuah keripik kentang yang bertugas untuk membuat tenggorokannya tidak kering dan membagi kepada sahabatnya. Tapi tiba tiba saja, sebuah darah menetes perlahan menyentuh tangannya.
"Astaga, viora hidung mu!" Ujar gloria.Viora terbelalak melihat darah di tangannya, dia lantas mengambil tisyu yang sudah disediakan di rumah pohon.
"Apa kau tidak apa apa?" Tanya gloria sekali lagi.
"Haha.. Tidak apa apa. Lagipula semua orang bisa mengalami hal ini kan?" Katanya dengan raut wajah yang masih ceria seolah tidak terjadi apa apa."Kau yakin?" Tanya karin. Viora menatap kedua sahabat nya lalu mengagguk pasti.
"Pppiiipp..." Suara klakson terdengar bising.
"Itu mungkin ayahku. Kurasa kita bisa melanjutkan nya besok. Dahh.." Ucap viora yang merampas tasnya dengan cepat dan turun dengan hati hati.
Saat, menaiki mobil. Ayah viora terkejut melihat anak nya.
"Ya, ampun sayang. Kamu mimisan?"
"A-apa," viora mengelus hidungnya.
"Kita harus kerumah sakit, segera!" Perintah ayah nya tegas. Sedangkan viora menunduk dan tidak berkata apa-apa.
Di perjalanan viora tak henti henti nya mengeluarkan darah lewat hidungnya, dia berusaha menghentikan darahnya dengan tisyu, tapi tiba tiba saja kedua hidung mengeluarkan darah terus menerus tanpa henti, sehingga membuat viora kesulitan bernafas hingga kehilangan kesadaran.
Ayah viora pucat pasih, tangannya gemetar dan menggas mobilnya dengan cepat. Ayah nya menangis dengan deras. Dia melihat anak nya pingsan di kursi mobil.
Hingga viora tidak dapat merasakan apapun, dia hanya dapat mendengar detak jantung nya yang perlahan melemah. Hujan jatuh dari langit biru da membasahi rumah pohon.
Entah kenapa perasaan gloria sangat tidak enak begitu pun dengan karin yang sangat cemas dengan viora.
Hujan semakin deras, karin melamun di depan jendela kamarnya, malihat banyak nya air yang turun dan membasahi bunga serta rumput ibunya.
Pagi telah tiba, gloria dan karin sedang menunggu viora untuk datang sekolah namun, sampai lonceng istirahat pun dia belum kunjung datang. Hingga mereka berdua memutuskan untuk datang ke rumah viora."Apa viora baik baik saja?" Tanya gloria.
"Aku juga tidak tahu, tapi kita akan tahu saat kita sudah sampai."
Rumah yang berdiri menjulang tinggi dengan warna krem dan pintu berwarna putih terang sedang dilihat gloria sambil mendongak.
Karin perlahan membuka pagar berwarna hitam mengkilap dan masuk ke halaman rumahnya yang sangat luas."Tok...tok...tok."
Pintu putih tersebut perlahan bergeser dan terlihat sebuah wanita dengan memakai sebuah celemek putih yang kotor. "Ada apa?" Tanya nya."Ehm... Kami ingin mencari viora, apa tante tahu?" Tanya karin dengan sopan.
"Oh, nyonya sedang berada di rumah sakit." Gloria yang mendengarnya terkejut, mendengar kalau viora ada dirumah sakit.
"Aku tahu di mana rumah sakitnya, hanya ada satu rumah sakit yang dekat di sekotar sini." Ujar karin dengan rasa yakin.
"Apa tante tahu dia di bangsal berapa?" Tanya gloria sekali lagi."Dia sekarang berada di ruang ICU!"
"ICU." Ulangnya.
"Oh, kalian tidak tahu. Nyonya viora pernah mengalami penyakit jantung selama kurang lebih 2 bulan." Kata wanita itu.
Mata gloria samakin berkaca kaca mendengarnya.Tanpa pikir panjang gloria mengajak karin untuk pergi ke rumah sakit menaiki mobil milik ayahnya, tentu saja karin mengangguk mantap.
Mereka berlari di sepanjang trotor jalan menuju rumah gloria dan cepat cepat pergi ke rumah sakit. Perasaan perasaan yang karin dan gloria alami mulai sangat tidak enak, bahkan mata mereka ikut prihatin dengan perasaan mereka sehingga menurunkan tetesan air mata yang mengalir dan membasahi pipi mereka.
Mobil mendadak berhenti. Saat ayah gloria berteriak."Kita sudah sampai."
Lamunan tentang hal hal yang pasti mereka pikirkan tiba tiba terbongkar saat ayah nya berteriak, mereka berlari secepat mungkin menuju ruang icu tanpa menghiraukan orang orang yang melihat mereka.
Gloria dan karin berpegangan tangan dengan sangat kuat. Saat mereka sudah melihat ayah dan ibu viora sedang menunggu di depan ruang icu.
"Gloria! Karin! Apa yang kalian lakukan?"
"Om, tante apakah viora baik baik saja?"
Mereka menunduk tak kuasa melihat viora terbaring lemah dengan banyak selang selang yang menancap di seluruh tubuhnya mulai dari dada, dan tangan. Serta tabung, dan alat bantu pernapasan semua di kerahkan demi menyelamatkan nyawa sahabat nya.
Tiba tiba, dokter membuka pintu dengan raut wajah yang membuat ayah dan ibunya menangis. Satu kalimat terdengar lembut namun menusuk hati.
"Saya, sudah mencoba semaksimal mungkin!"
"VIORAA!!"
Gloria menyambar dokter begitu juga dengan kedua orang tuannya, mereka mendapati viora terbaring dengan begitu lemahnya.
"Ayo, ayo bertahan. Jangan tinggalkan kami viora. Ayo bangunn!"
Jantung viora semakin melemah. Karin dan gloria bersama sama memegeang tangan viora yang sangat dingin dan pucat seperti mayat.
Mereka terkaget saat melihat viora menggerakkan jarinya.
"Kumohon, jangan pergi sahabat ku! Kumohon."
Dengungan komputer yang berfungsi merekam detak jantung, tiba tiba saja menunjukkan garis yang lancip dengan ukuran yang sangat kecil.
Dengungan itu membuat semua menjadi hening dan hampa.Viora berusaha mengatakan sesuatu, hal yang begitu pedis dan sangat tertusuk. Sambil tersenyum dia berkata.

"SELAMAT TINGAL SAHABATKU!"

Review Iklan 5 Produk


1.     Snack “O”













O adalah salah satu nama dagang yang diproduksi oleh Nabisco pertama kali pada tahun 1912. Produk O ini, di Indonesia dikelola oleh PT. Kraft Indonesia. Produk ini berupa semacam biskuit coklat dengan lapisan cream putih di tengahnya. Dengan tetap menggunakan warna biru sebagai warna dominan, packaging O menjadi nilai tambah secara visual karena telah menjadi karakter dari O itu sendiri. O ini merupakan jajanan bagi anak maupun biskuit bagi segala usia. Dengan mengusung tagline “diputar, dijilat, diclupin” menjadikan O sebagai iklan makanan yang tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satu variansi terbaru yang dihadirkan O adalah O Ice Cream Orange. Untuk memasarkan produk barunya tersebut, maka O Ice Cream Orange membuat sebuah iklan di media elektronik.
            Menurut Arens (dalam Lubis, 2007) iklan dikatakan sebagai komunikasi informasi yang terstruktur dan disusun bukan oleh perseorangan, biasanya dibayar dan untuk secara alami umumnya membujuk tentang produk (barang, jasa, dan ide)  yang diidentifikasikan sponsor lewat berbagai media. O menggunakan salah satu media elektronik modern berupa televisi sebagai media yang dimaksud untuk mengiklankan produk terbaru mereka yakni O Ice Cream Orange.
            Iklan O Ice Cream Orange diperankan oleh dua orang anak kecil dengan gender keduanya perempuan dengan tambahan seorang narrator. Afika adalah salah satu nama actor dalam iklan O Ice Cream Orange  yang mampu menjalankan perannya dengan sangat baik. Iklan berdurasi 30 detik ini mampu melaksanakan kelima tugasnya sebagai fungsi-fungsi iklan menurut Shimp (2003). Fungsi fungsi tersebut meliputi Informing atau pemberitahuan kepada pihak konsumen bahwa terdapat produk baru dari O. Fungsi kedua adalah persuading atau membujuk konsumen untuk mencoba varian rasa terbaru dari O Ice Cream Orange. Selanjutnya adalah reminding, fungsi ini adalah sebagai penyegar ingatan masyarakat bahwa produk O yang sudah lebih dulu exsis masih ada dan mampu memberi varian rasa yang baru. Adding value dan assisting adalah memberi nilai tambah pada produk dan mendampingi produk tersebut untuk meningkatkan penjualan sebagai salah satu tujuan utama iklan komersiil ini dibuat.
            Salah satu sifat iklan (dalam Satriojati, 2007) yang dominan dalam iklan O Ice Cream Orange adalah kemampuan ekspresi yang kuat, sehingga mampu memberikan trendsetter dengan gaya bicara actor yang polos sebagai anak anak. Dengan target audiens yaitu anak anak dan orang tua, iklan ini dikemas dengan rapi dan terstruktur. Tanpa menggunakan kata kata yang berbelit dalam naskah iklan tersebut telah mencerminkan bahwa iklan O Ice Cream Orange  ini merupakan iklan dengan konten komunikasi yang effektif dan imajinatif. Selain itu dengan public presentation, iklan O Ice Cream Orange juga mampu menawarkan standardisasi kepada audiens dengan fantasi naskah iklan tersebut. Hal ini dapat dibuktikan dengan kata “nanti dingin loh” oleh salah satu actor kecil. Dengan kata tersebut bayangan dari deskripsi ini akan membawa audien berimajinasi tentang rasa dingin yang dimaksud. Selain itu masih ditegaskan oleh suara narrator yang lagi mengajak audien untuk merasakan dinginnya O Ice Cream Orange.
            Berdasarkan tujuan dari iklan secara umum, iklan dibuat untuk menyadarkan audiens tentang informasi baru yang diberikan dari perusahaan selaku produsen kepada anak anak atau orang tua sebagai konsumen. Selain itu menumbuhkan rasa suka, dan meyakinkan audiens terhadap produk yang diiklankan. Dalam hal ini iklan O Ice Cream Orange telah berhasil membawa tugas dari tujuan adanya iklan melalui media. Hal ini dapat dibuktikan dengan naiknya penjualan O Ice Cream Orange pada awal bulan iklan ini di release.
            Secara umum, inilah iklan komersiil yang kreatif, dan mampu menjalankan perannya baik dalam fungsi maupun tujuan iklan ini dibuat. Dengan kreatifitas yang berasal dari Tim pembuat iklan tersebut mampu mengkonversi naskah iklan menjadi lebih “menjual” pada konsumen dengan trensetter “afikaa”. Kini saat berbicara tentang O maka sosok Afika tidak mendukung naskah iklan dan membuatnya menjadi lebih hidup. Tanpa pemilihan actor yang tepat, maka iklan O Ice Cream Orange ini tidak akan sempurna.
Namun negatifnya iklan ini adalah, apabila dilihat dari sisi edukasi, iklan ini kurang benar dalam hal moral, karena makanan yang sudah di jilat di keluarkan lagi dari mulut, dan ternyata dimasukan ke dalam gelas berisi susu yang kemudian kembali dimakan. Dengan kultur orang Indonesia yang cinta kebersihan, rasanya tagline yang diusung ini memang menarik namun ternyata dapat  mengurangi moral anak Indonesia dalam memperlakukan makanan secara bijak. Dengan target utama anak anak, iklan ini akan sangat dengan mudah ditirukan oleh anak anak kecil yang akan membawa dampak kurang baik bagi perkembangan moral sang anak.

2.     Produk Minyak Goreng “TS”





TS adalah nama merek produk dagang asli Indonesia yang dimiliki oleh perusahaan Nutrifood Indonesia. Susu dan makanan ini dirilis pada tahun 1978 dan sejak dulu sangat konsisten dikonsentrasikan untuk kontrol dan pencegahan diabetes. Produk yang disediakan sangat beragam mulai dari pemanis rendah kalori, susu, hingga bahan-bahan untuk memasak. Produk susu dan makanan ini juga memiliki nutrisi yang paling lengkap.

Ini adalah iklan TS yang dibuat pada 6 November 2011. Iklan ini bercerita tentang seorang anak dan ayahnya, dimana anak tersebut ingin sekali menjadi ayahnya sampai-sampai semua kegiatan dan hobi yang  ayahnya lakukan juga ikut dilakukan oleh si anak. Ayahnya suka sekali makan makanan manis, dan suatu hari ayahnya terkena diabetes dan untuk pertama kalinya anak tersebut tidak ingin menjadi seperti ayahnya. Lalu, ada tulisan “Keturunan Diabetes 6x lebih beresiko”. Dan keluarlah produk TS rendah gula tersebut, yang satunya Classic dan yang satunya lagi Diabetes lalu dituang ke dalam cangkir. Lalu, mereka mengatakan dapat menikmati manisnya hidup dengan tahan lama, dan slogan yang mereka pakai diakhir iklan adalah “Sweet Moment Last Longer” yang artinya “Saat Manis Lebih Lama”.

Iklan ini mengajak para penonton agar tidak menjadi penderita Diabetes, dan memakai produk TS yang gula rendah ini. Dan iklan ini dibuat agar para penonton sadar bahwa Diabetes adalah penyakit yang akan dibawa oleh keturunannya. Tapi, ada dua jenis gula yang dipakai di dalam iklan, yaitu Classic dan Diabetes. TS Classic diperuntukkan bagi orang yang tidak terkena Diabetes untuk mencegah mereka terkena Diabetes. Sedangkan TS Diabetes diperuntukkan bagi si penderita Diabetes.

Iklan ini diperuntukkan bagi manula dan orang dewasa. Karena, kebanyakan yang terkena penyakit Diabetes ini adalah manula dan orang dewasa. Kira-kira dari seumuran anak-anak sampai umur 40 tahunan keatas bisa terlihat bahwa mereka mempunyai penyakit Diabetes atau tidak.


Pesan dari iklan ini, cegah lah Diabetes dari dini agar generasi kita dapat menikmati hidup tanpa adanya penyakit bawaan dari mereka lahir yang membuat  mereka tidak leluasa untuk menikmati hidup yang manis.



3.     Sabun Cuci Muka “P”



 Sekarang brand ambassador P Indonesia adalah Artis Indonesia Raisa.
Iklan ini menggunakan model yang saat ini menjadi artis ternama dan menjadi idaman disemua kalangan.
Pemasaran iklan produk P ini dengan menggunakan Artis Raisa menjadi brand amabassador mereka ialah pemasaran yang baik, karena para penggemar artis tersebut menjadi ingin tau hasiat produk yang diiklankan oleh artis idamannya.


4.      Pasta Gigi “P”




  
Beberapa hari yang lalu saya menyaksikan sebuah iklan dari P yang menurut saya sangat menyentuh. Atau lebih tepatnya menyindir. Dalam iklan tersebut, P dengan sangat “cerdik” mengajak para orang tua untuk menjadi contoh teladan yang baik dengan turut menyikat giginya 2 kali sehari seperti apa yang orang tua biasa katakan kepada anaknya. Tetapi, menurut Pepsodent, ternyata para orang tua, khususnya para ayah (sebagaimana disampaikan oleh kebanyakan anak-anak dalam iklan tersebut) tidaklah melakukan apa yang mereka pintakan kepada anak-anaknya. Para orang tua ternyata banyak yang tidak menyikat giginya 2 kali sehari.
Iklan ini membuat saya tersenyum-senyum sendiri karena merasa sedang disindir oleh P. Tema yang dipilih oleh P sangat menarik. Kehidupan sehari-hari yang membuat kita yang belum pernah mendengarnya akan merasa tertarik untuk mendengarnya. Tema kehidupan sehari-hari apalagi yang sifatnya faktual membuat kita memiliki koneksi dan keterkaitan dengan sebuah upaya komunikasi. Saya selalu menyukai iklan-iklan yang disampaikan dengan menggunakan pendekatan soft sale. Dan iklan P Ayah Sudah Sikat Gigi adalah salah satu yang menurut saya dieksekusi dengan sangat baik.
Sudah begitu disampaikan oleh anak-anak pula, menjadikan iklan ini “mengeksploitasi” (dalam konteks positif tentu saja) unsur emosi seorang ayah. Figur ayah yang harus menjadi teladan dalam hal terkecil dan terkesan remeh sekalipun. Pendekatan ini terasa begitu humanis karena menyentuh aspek psikologis manusia yang positif.
Sebuah iklan yang tidak bersifat hard sale memang terasa lebih mengena dengan mendorong unsur perasaan. Secara tidak langsung, iklan ini seperti mendorong pola konsumsi P. Tentu jika ayah dan ibu sikat gigi 2 kali sehari dan anak-anaknya juga melakukan hal yang sama, maka P akan menjadi cepat habis untuk dikonsumsi. Karena P cepat habis di konsumsi, tentunya anda akan melakukan konsumsi secara berulang bukan?
Selain itu iklan ini juga terkesan begitu sosial kemasyarakatan karena P sebagai produk kesehatan yakni kesehatan gigi memahami betul budaya masyarakat Indonesia khususnya para orang tua yang ternyata tidak melakukan sikat gigi secara optimal 2 kali sehari. Pesan komunikasi yang mengajak orang untuk ingat akan pentingnya sikat gigi 2 kali sehari adalah pesan komunikasi yang sangat positif, terlepas dari adanya tujuan bisnis dari iklan sebuah produk. Pesan tersebut juga disampaikan dengan cara yang sangat positif dan tidak menakuti dengan adanya tampilan gambar gigi berlubang seperti yang dilakukan oleh produsen odol (termasuk Pepsodent pernah melakukan hal serupa).
Saya mengucapkan selamat kepada P yang dalam pandangan profesional saya telah berhasil mendeliver pesan yang ingin disampaikan. Sebuah iklan yang mungkin saja dapat merubah pendekatan komunikasi dari produk pasta gigi yang biasa menekankan pada aspek fungsional menjadi pendekatan yang lebih menyentuh emosi.

5.     Produk Sabun Deterjen “R”




Di zaman modern ini semakin banyak merek deterjen yang ditawarkan, namun siapa yang tak kenal diterjen R, produk ini sudah melekat sekali di pikiran kita, dari dulu hingga sekarang namanya terus-menerus benderang, dengan segala inovasi produk yang ia berikan, membuat namanya semakin dikenal. Berlomba –lomba deterjen menampilkan kemasan, inovasi yang unik, baik di televise, maupun di media lain.
Promosi melalu televise, bukan hanya dengan cara memperkenalkan produk ini saja, tapi R cair ini membuat iklan yang unik, yang menceritakan jika pakaian kita, atau anak-anak kita kotor, tak perlu khawatir untuk mencucinya karena sudah ada R cair yang mempunyai daya bersih tinggi, sehingga kita tidak menghambat kreatifitas anak-anak kita.
Inovasi yang ditawarkan oleh R kali ini adalah R Cair, mungkin dulu kita hanya mengenal sabun colek, atau deterjen bubuk, tapi kali ini R menawarkan deterjen dengan bentuk cair dengan 5 kelebihan, yaitu R Cair memiliki 5 kelebihan antara lain memiliki daya bersih yang tinggi, dapat masuk ke dalam serat kain terdalam sehingga dapat membersihkan noda dua kali lebih efektif dibandingkan dengan sabun bubuk dan colek, meninggalkan keharuman yang tahan lama pada pakaian, memiliki busa lebih banyak dibandingkan dengan sabun bubuk dan colek, tidak meninggalkan sisa butiran deterjen sehingga hasil cuci lebih maksimal, juga lembut di tangan. .


Dengan demikian inovasi yang ditawarkan oleh dapat menarik minat konsumen untuk beralih ke R Cair. Diihat dari STP (Segmentation Targeting Positioning), yaitu :
·         Segmentasi dari produk ini yaitu kelas menengah dan menengah ke atas.
·         Targeting dari produk ini yaitu dipasarkan di pasar modern, pasar tradisional, swallayan, agen-agen, bahkan warung-warung kecil sekalipun.
·         Positioning produk ini yaitu memposisikan dirinya sebagai produk yang ditujukan bagi orang yang selalu mencuci dengan jumlah banyak, sehingga dengan memakai Rinso cair ini mereka lebih mudah dalam mencuci.


Minggu, 08 Oktober 2017

CERPEN 2017

Ceritaku Awal Pengalamanku

Pagi itu begitu cerah, semua mahasiswa baru degdegan menunggu acara orientasi dimulai, begitu pula salah satu calon mahasiswa yang satu ini dia adalah Arli, hari itu dia begitu gelisah menanti apa yang akan dihadapinya beberapa menit kemudian.
Beberapa menit kemudian orientasi pun dimulai, semua maba diperintahkan mencari kelompoknya masing-masing Arli menjadi anggota kelompok “KILORO”. pembawa acara membuka acara dan para senior pun diperkenalkan. “hem… seniornya kok pada biasa aja ya? gak ada yang menggugah hehehe… kok mikirin itu sih?” gumam Arli dalam hati. “Kelompok kiloro didampingi oleh marwan” pembawa acara menyebutkan pendamping masing-masing kelompok. arli pun menoleh ke arah senior yang menjadi pendamping kelompoknya, “yea pendampingnya biasa aja”, gumamnya lagi.
Kegiatan pun berlangsung semua maba diperintahkan untuk menulis nomor Hp dan diberikan kepada senior pendampingnya masing-masing.
Orientasi pun berlangsung menegangkan banyak maba yang dihukum karena salah menjawab dan tidak bisa menjawab, mereka ada yang disuruh menyanyi, ada pula yang disuruh jogged. arli terdiam saja dan sesekali tertawa karena takut salah menjawab.
Selain itu, masing-masing maba dibagikan sebuah kertas. di dalam kertas itu tertulis apa yang harus dilakukan. semua maba bertanding untuk bisa lebih dulu menyelesaikan tugas itu. ahkkk… arli tidak bisa menyelesaikan tugas itu lebih cepat dan para maba terkecoh, mereka hanya diperintahkan mengisi dua nomor dari kesekian pertanyaan yang ada di kertas itu.
Arli benar-benar kaku menghadapi suasana itu benar-benar menegangkan. hari itu seperti berlalu dengan begitu lambat. setelah kegiatan itu, yang terakhir maba dibawa oleh pendamping untuk menjelajahi seluruh ruangan yang ada di kampus itu. kemudian setelah semua kegiatan itu selesai maba pun pulang ke rumah masing-masing.
Bahagia hati arli saat itu bisa menikmati suasana baru di kampus itu, melupakan semua beban hidup. sebuah mimpi indahnya terwujud hari itu. meski dia tak bisa memilih kampus yang lebih baik dari kampus itu tapi dia sangat bersyukur bisa melanjutkan ke bangku kuliah, ini merupakan suatu keberuntungan baginya, masih banyak orang-orang yang tak bisa melanjutkan kebangku kuliah.
Hari kedua mahasiswa orientasi di kampus dua. seperti hari sebelumnya maba harus tetap pada barisan kelompoknya masing-masing. begitu pula dengan pendampingnya, masih seperti hari sebelumnya. hari itu ada kuis mencari barisan menurut nomor sepatu, kelompok arli berhasil kali itu namun saat kelompoknya diperintahkan berdiri menurut tinggi, kelompoknya gagal, dengan sangat terpaksa kelompoknya pun harus menjalani hukuman, mereka harus jogged. “untung jogednya rombongan, kalau gak aku gak bisa ngebayangin muka aku mau di taro dimana” pikir arli dalam hati.
Setelah kelompok arli menjalani hukuman mereka diperintahkan untuk kembali ke tempat duduknya masing-masing.
orientasi terus berlangsung, ketua yayasan menceritakan asal mula berdirinya kampus itu, semua maba mendengarkan dengan seksama, setelah itu masing-masing kelompok memilih peran dalam drama, anti pornografi, sialnya kelompok arli dapat peran sebagai personil band ganggawa, kelompok lain ada yang jadi polisi, masyarakat dan mahasiswa. dalam drama itu maba berdebad mengenai adanya band ganggawa yang dimaksudkan dengan sebagai elekton buka-bukaan. polisi paling terpojok karena tiap pertentangan semua berarah bahwa munafik jika sebagian polisi tak suka dengan acara seperti itu. lagi-lagi arli diam saja tak tau harus menjawab apa. malu juga kalau harus berkomentar membela diri dalam status yang kurang berkenan.
Meski demikian arli begitu menikmati suasana hari itu, seperti hari sebelumnya acara terakhir adalah penjelajahan kampus. setelah kelompok arli selesai menjelajahi kampus ia melihat Hpnya ada pesan masuk. “bertanyaki de”. tulisan pesan itu. “Tanya apa?” jawab arli membalas pesan itu, tapi pesannya tak dijawab lagi. arli mengirim pesan kembali kenomor itu “Tanya apa kak?”. kemudian pesannya terbalas “maksudnya tadi waktu di dalam ruangan, bertanyaki de”. “ow, gak tau aku kak mau nanya apa abisnya takut salah ngomong, ntar aku dihukum, aku gak bisa nyanyi apalagi jogged” jawab arli lagi. “jangan takut de’ tidak papa namanya juga belajar” jawab pesan itu. “ya kak makasih atas sarannya”, jawab arli. “ya sama-sama” balas pesan itu.
Hari itu cukup menyenangkan bagi arli senior yang kemarinnya dibilang gak ada yang menarik sepertinya cukup berbeda hari itu, mungkin karena hari sebelumnya mereka terlihat asing makanya gak ada yang menarik, arli mulai memiliki banyak kenalan setiap anggota kelompoknya disapa dengan rama “ternyata mereka gak sombong”, fikir arli dalam hati. bahagia rasanya melalui hari itu seperti berlalu begitu cepat. setelah semua kegiatan selesai senior mengumumkan hari berikutnya memakai training dengan menggunakan kaos kaki bola, dengan memasukkan training ke dalam kaoskaki, “wah, mirip apa tuh? pasti mirip orang sawahan wkcwkcwkc”, arli geli membayangkan bagaimana bentuk dirinya memakai pakaian seperti yang diperintahkan kakak seniornya.
Tiba hari ketiga sesuai peraturan yang telah di tentukan semua memakai seragam seperti yang telah diumumkan hari sebelumnya termasuk arli, pukul 06.30 semua maba telah berkumpul di depan kampus dua dan mengatur barisan untuk star ke kampus satu. masih seperti hari sebelumnya kelompok kiloro di damping oleh senior yang bernama marwan. kelompok “kiloro” telah siap berangakat mereka pun berjalan sambil bersorak “kiloroooo???, yaaaa… ow, kilorooo… yea… siap maki yeaaa…”. geli rasanya arli mendengar sorakan itu, “hahahah, seperti tak ada kata-kata lain saja yang bisa diucapkan”, pikirnya.
Berjalan sambil bersorak, tiba di terminal semua sopir angkot menertawakan maba yang memakai seragam yang serupa dengan ibu-ibu yang hendak kesawa memanen padinya ditambah lagi tas karun yang di pakainya “hahahah, baru masuk aja udah diajari yang nggak-nggak, gimana kalau udah kuliah” teriak salah satu sopir angkot di terminal. “bener”, sahut arli dengan pelan.
Tiba di pos pertama seragam kelompok arli diperiksa dari ujung rambut sampai ujung kaki oleh panitia yang bertugas di pos pertama, arli di Tanya “kamu lahir bulan berapa?”. “februari kak”, jawab arli dengan gugup. “bener?, Tanya panitia itu lagi mencocokkan jumlah pita yang ada di jilbab arli. arli pun mengangguk sambil tersenyum, pertanda kalau dia tidak berbohong, setelah semua anggota kelompok diperiksa mereka pun melanjutkan perjalanan, tiba di pos kedua, wah di sini yang bertugas senior galak-galak di pos ini maba di Tanya kesan dan kritiknya terhadap kegiatan orientasi itu, arli berfikir tak karuan mencari jawaban apa yang harus ia lontarkan jika ia diTanya, tiba waktunya giliran arli di Tanya tiba-tiba salah satu dosen berkata “cukup”, senior pun memerintahkan untuk melanjutkan perjalanan, di perjalanan arli pun tertawa sambil berkata kepada temannya “hahahah, beruntung aku hari ini aku gak diTanya, aku memang gak tau harus jawab apa?. senior pendamping kelompoknya terdiam saja sesekali tersenyum mendengar komentar kelompok “KILORO”.
Sampai di pos ke tiga disini panitianya pada lucu kelompok “kiloro” diperintahkan untuk membentuk bintang ya meskipun gak sempurna kelompok kiloro berhasil melewati semua pos tanpa harus mendapat hukuman.
Sesampai di kampus satu mereka pun istirahat lelah sekali berjalan kaki dari kampus dua sampai ke kampus satu. mereka berbincang-bincang tak sadar ternyata banyak teman arli yang memperhatikan bahasa arli yang berbeda dengan teman yang lainnya. akhirnya arli menjelaskan kalau dia itu anak dari Kalimantan timur makanya bahasanya agak beda dari bahasa anak Sulawesi selatan.
Tiga hari ospek, hari keempat maba diliburkan setelah libur satu hari mereka melanjutkan kegiatan orientasi di permandian lejja. disana mereka banyak kegiatan diantaranya diskusi, dan ada beberapa permainan juga yaitu mengisi pipa berlubang sampai penuh, main balas pantun, main volley dengan menggunakan sarung, dan masih ada lagi yang lainnya.
Mereka naik bus, di perjalanan mereka bercanda antara satu dengan lainnya. sesampai di villa mereka diabsen kemudian berdiskusi, setelah berdiskusi mereka menikmati bekal yang mereka bawa. setelah makan siang mereka melanjutkan dengan beberapa permainan.
Setelah mereka menyelesaikan semua permainan, mereka pun kembali berkumpul di villa, dan disitu diumumkan kelompok yang juara. kelompok arli mendapat juara ll, sebagai kelompok terajin. setelah pemenang diumumkan giliran maba untuk memberikan kotak yang dibungkus dalam bentuk kado, dan di dalam kotak itu berisi sesuatu yang bernilai atau berharga seribu, dan diberikan kepada senior favorit maba.
Kelompok “kiloro” menyerahkan kotak itu kepada pendampingnya dan kelompok lain ada yang memberikan kepada ketua senat, ada yang memberikan kepada pendampingnya dan lain-lain. setelah itu mereka bergegas untuk pulang, kelompok arli berfoto-foto mereka ingin fotoan bareng pendampingnya tapi sayang, ruangannya gelap, setelah berfoto-foto arli dan semua maba berjabat tangan dengan senior, dosen dan ketua yayasan. kemudian mereka berjalan kaki naik turun tangga menuju bus yang mereka tumpangi. mereka mengatur tempat duduk masing-masing seperti sebelumnya.
Seperti itu lah kegiatan orientasi berlangsung arli begitu bahagia dengan kegiatan itu selain kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dia juga bisa kenal dengan senior yang tadinya di bilang kurang menggugah kini di kaguminya dia adalah marwan. mengagumi bukan berarti cinta lho, sejauh itu dia begitu mengagumi seniornya yang begitu kalem, senyumnya yang menghiasi pagi yang cerah membuat hati arli yang tadinya penuh dengan perasaan gundah kini menjadi damai tiap kali memandang seniornya yang bernama marwan itu.
Arli tak berharap seniornya itu suka dengan dia tapi dia hanya bisa bilang “dialah senior favoritku” dia juga udah gak mengharapkan dicintai setelah ditinggal dengan orang yang dicintainya.
Keesokan harinya mereka pun kuliah perdana sebagai kuliah pembukaan/kuliah pertama, saat itu arli mencari marwan tapi sayang sepertinya seniornya itu tak ada di tempat itu dengan hati yang sedikit kecewa arli pun mengikuti kuliah perdana itu berlangsung sampai selesai di depan pintu keluar kantor bupati arli melihat senior yang tadi dicari-carinya mengendarai motornya. “huff, gak asik juga ya ngagumin orang bawaannya pengen ngelihat terus” gerutu arli dalam hati.
Hari itu juga arli dan semua maba resmi menjadi mahasiswa di kampus lamappapoleonro.
Berhari-hari arli pergi kuliah tapi tak sekali pun dia melihat senior favoritnya itu. hingga suatu malam dia mengirim pesan ke nomor seniornya heheh nekaaat… “kak aku boleh nanya gak?”
Hahahah kasian gak di balas, eh tunggu dulu keesokan harinya pesannya dibalas “sory de’ baru sempat balas, memangnya mau nanya apa?” “aku Cuma mau nanya kak marwan lagi ngapain?” balas arli. “ow, kiraen mau nanya apaan” balas seniornya lagi. “sebenarnya aku mau minta tolong kak, aku ada tugas buat makalah video tapi aku gak tau caranya makannya semalam aku smsin kak marwan tapi aku udah minta bantuan teman kok”. “minta bantuan om google aja de’” balas seniornya lagi.
Beberapa hari kemudian arli ke kampus satu lagi enak-enakan besandar di tembok tiba-tiba seniornya muncul “arli… arli…. itu siapa yang datang” kata Irma sepupu arli sambil melihat ke arah kakak seniornya. “gak tau” jawab arli pelan dengan wajah pucat. bersamaan dengan itu marwan pun sudah tak terlihat lagi.
Beberapa hari kemudian arli ada tugas lagi mengirim e-mail, tapi arli gak tau cara buat e-mail masa’ mahasiswa gak tau lucu ya… kemudian arli minta bantuan dengan temannya yang bernama eril tapi sayangnya temannya itu gak bisa bantuin katanya dia sendiri juga Cuma minta bantuan.
Terpaksa deh arli minta bantuan kakak seniornya lagi heheh cari muka ni ye… dia mengirim sms “kak aku boleh minta bantuan lagi gak, please kali ini aja boleh ya”, hem gak dibalas lagi tak sadarkan diri arli ketiduran keesokan harinya dia baru ngelihat kalau semalam smsnya dibalas “memangnya minta tolong apa de’? sorry aku baru isi pulsa makanya baru bisa balas”. jawab marwan. “gini kak aku ada tugas buat ngirim e-mail tapi aku gak tau caranya tadi sih udah minta bantuan teman tapi gak mau katanya dia juga gak tau”, balas arli lagi. “ow, ntar aku buatkan” balas marwan. “ya kak tapi jangan lama-lama ya, heheh”
“Cerewat banget sih aku, makasih sebelumnya hampir aja aku nangis gak ada yang buatkan” balas arli.
Hari itu arli ada kuliah siang dan di kampus dia bertemu dengan seniornya itu “waddduuuhhh kira-kira dia tau gak kalau aku yang bernama arli?” pikir arli.
Sepulang kuliah e-mailnya udah jadi dan alamatnya dikirim melalui pesan arli pun mengirim pesan “makasih ya kak tapi lain kali aku masih boleh minta tolong kan?” “ya”, jawab marwan singkat.
“hufffttt kak marwan jutek banget sih”, gerutu arli dalam hati. berminggu-minggu arli gak pernah lagi ngirim pesan kepada seniornya itu hingga suatu malam dia menelpon ke nomor seniornya itu tapi gak aktif, dengan isengnya dia mengirim pesan “yeaaa… kak marwan ganti nomor, aku gak bisa ngehubungi fans aku lagi dehhh”. beberapa jam kemudian smsnya terbalas “hahahahahahay”.
“wadduuuhhh, kiraen kartunya udah dibuang kak” balas arli lagi, “nggak kok de’ memang sering gak aktif soalnya jaringannya sering gak ada” jawab pesan itu lagi “kalau gitu aku minta nomor kakak yang aktif donk”, jawab arli, “ini aktif kok de’”, jawab marwan. “kalau gitu aku boleh minta alamat facebook kak marwan gak?”, balas arli, “aku gak punya fb de’”, jawabnya, “kak marwan pakai BB ya hem” “aku gak ada BB”, jawab arli lagi, “aku gak ada fb apalagi BB de’, aku gak punya begituan” jawab marwan lagi. “kakak gak suka dunia maya yea hem…”, balas arli. “suka juga” jawabnya lagi. “trus pakai apa?” Tanya arli. “dunia nyata hahahahah” jawab marwan, “hemmm… pakai motor donk” jawab arli, “bukan tapi pesawat hahahaaah” jawab marwan lagi ngeledek. “kirain roket, ya udah aku juga mau blokir fb biar sama ke’ kak marwan” arli membalas lagi, “dilarang ikut-ikutan hahahah” balas seniornya lagi. arli menjawab lagi “ahh… gak papa ikut-ikutan kak yang bener itu, dilarang jatuh cinta, lagian aku gak ikut-ikutan kok buktinya aku di sini kakak di rumah sendiri kan” jawab arli, “hehehe ade’ bisa aja” jawab marwan lagi. “ternyata kak marwan bisa becanda juga ya kirain Cuma bisa senyum malu-malu gitu hahahahah” jawab marwan, “hem aku bisa ngebayangin kalau kak marwan lagi ngakak tapi lebih bagus lagi kalau kak marwan lagi senyum” balas arli, “hahahahahah, makasih de’ tapi aku gak punya uang kecil apalagi uang besar gula-gula juga gak punya”, jawab marwan “gak usah dikasi uang atau gula-gula kak tapi kalau aku ada tugas kak marwan bantuin ya” balas arli. “ya de insya allah” jawabnya. “ya udah kak marwan tidur jangan lupa cuci kaki trus berdoa, hehehe kalau sama kakak senior favorit memang harus perhatian biar dibantuin juga nyontek” balas arli “wkcwkcwkw ya de, makasih” jawab marwin yang ketawanya menjadi-jadi “ya udah kak assalamualaikum”, “walaikum salam” jawab seniornya. arli pun menggeleng-geleng menuju tampat tidurnya sambil tersenyum.
Sejak arli smsan dengan senioranya dia gak pernah lagi ngirim sms dengan seniornya itu takut kesannya dia cari muka meskipun dia kakak senior arli tapi gak baik juga kalau dia terus-terusan gangguin seniornya itu, rasa kagum itu tidak boleh diungkapkan dengan cara yang berlebihan ntar dia jadi merasa terganggu makanya arli gak pernah lagi menghubungi seniornya itu, pas final arli sempat bertemu dengan senior favoritnya itu, tapi arli masih belum tau apakah marwan senior favoritnya itu tau arli junior yang ngefans sama dia itu dirinya atau gak. tapi yang jelas arli sudah tidak meneruskan hobinya yang suka smsin marwan seniornya itu meski pun dia masih mengaguminya. sejak bertemu hari itu arli sudah tidak pernah lagi bertemu dengan seniornya itu karena selesai final semua mahasiswa libur dalam beberapa hari kedepan.
Mengagumi seseorang itu wajar tapi kita juga harus berhati-hati jangan sampai rasa kagum itu justru berubah menjadi rasa cinta, yang akhirnya membuat cinta kita bertepuk sebelah tangan karena kebaikan seseorang itu sering kali salah diartikan karena takut hal itu terjadi arli berhenti mengganggu seniornya yang manis dan lugu itu gemes juga arli ngeliatnya memang sudah jadi hobinya ngeliati cowok pendiam daripada cowok bawel yang suka ngomong panjang lebar gak jelas…
Seperti itulah kisah singkat arli dari pertama mengenal kampus itu sampai dia final semester l

Komunikasi Bisnis


1. Pengertian Komunikasi Bisnis
Komunikasi bisnis adalah pertukaran gagasan dan informasi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol-simbol atau sinyal. Komunikasi bisnis melibatkan pertukaran informasi yang terus-menerus.

2. Tujuan Komunikasi Bisnis
Secara umum, ada tiga tujuan komunikasi bisnis yaitu; memberi informasi (Informing) persuasi (persuading) dan melakukan kolaborasi, (collaborating) dengan audiens (pelanggan).

a.       Memberi informasi
Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada pihak lain, contoh seorang pemimpin perusahaan ingin mendapatkan pegawai yang diharapkan, maka Dia memasang iklan melalui mass media, memasang websitus/situs di jalur internet, dalam hal ini setiap media mempunyai kelebihan dan kekurangan dilihat dari jangkauan dan biayanya, untuk itu harus memilih media mana yang akan dipilih. Dan itu tergantung pada kebijakan perusahaan dengan melihat kemampuan internal perusahaan tersebut. Contoh yang lain misalnya sebuah Departemen Store memasang tulisan discotn besar-besaran pada produknya.

b.      Memberi persuasi
Tujuan kedua komunikasi bisnis adalah memberikan persuasi kepada pihak lain agar apa yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan benar, hal ini sering dilakukan terutama yang berkaitan dengan penegasan konfi rmasi pesanan pelanggan atau negoisasi dengan pelanggan, agar kedua pihak memperoleh manfaat secara bersama-sama tanpa ada yang merasa dirugikan.

c.       Melakukan Kolaborasi
Tujuan ketiga dalam komunikasi bisnis adalah melakukan kolaborasi, atau kerja sama bisnis antara seseorang dengan orang lain, melalui jalinan komunikasi bisnis tersebut seseorang dapat dengan mudah melakukan kerja sama bisnis, saat sekarang seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi maka seseorang dapat menggunakan berbagai media telekomunikasi seperti telpon, faksimile, telpon seluler, internet surat elektronik, teleconference. Teknologi komunikasi tersebut sangat penting artinya dalam pererat kerja sama bisnis

3. Unsur – unsur Komunikasi
a.       Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi
b.      Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lbih yakni komunikator dan komunikan.
c.       Gagasan, opini, informasi, instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya.
d.      Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
e.       Meggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.
f.       Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.

4. Fungsi Komunikasi
beberapa fungsi komunikasi, yaitu :
1.      Menyampaikan informasi
2.      Mendidik (to educate)
3.      Menghibur (to entertain)
4.      Mempengaruhi (to influence) 

Dalam bisnis, fungsi komunikasi bisnis dapat dilihat secara internal dan eksternal organisasi/perusahaan, sebagai berikut :

1. Secara Internal : komunikasi terjadi antara atasan, bawahan, dan rekan kerja dalam suatu struktur organisasi.

Fungsi :
·                     Mengeluarkan dan menjelaskan peraturan/prosedur
·                     Menginformasikan progress perusahaan
·                     Mendorong pegawai melakukan perbaikan 
·                     Evaluasi, memberikan penghargaan dan hukuman/menegur pegawai yang melanggar

2. Secara External : komunikasi terjadi antara organisasi / perusahaan dengan konsumen, supplier, pemerintah, dan masyarakat / publik

Fungsi :
·                     Membujuk konsumen untuk membeli
·                     Memperkenalkan perusahaan (company profile) serta produk dan layanannya
·                     Mengklarifikasikan spesifikasi produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan
·                     Menciptakanbrand image perusahaan yang positif
·                     Melakukan investasibisnis dan atau penagihan hutang piutang perusahaan


5. Bentuk-bentuk Dasar Komunikasi
Komunikator yang efektif tentu saja memiliki beberapa alat komunikasi bila ingin menyampaikan suatu pesan. Mereka tahu bagaimana menempatkan kata yang mampu membentuk suatu arti, bagaimana mengubah situasi menjadi lebih menarik, bagaimana mengajak peserta untuk ikut aktif (berpartisipasi) dalam diskusi, bagaimana menyelipkan humor yang mampu menghidupkan suasana, bagaimana menyiapkan ruangan yang mampu menghidupkan diskusi, apakah dilakukan melalui tulisan (written)atau ucapan/lisan (oral).
   Pada dasarnya ada dua bentuk komunikasi yang lazim digunakan dalam praktek dunia bisnis maupun nonbisnis yaitu komunikasi verbal dan nonverbal. Masing-masing bentuk komunikasi tersebut dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut:

1.Komunikasi Verbal (Verbal Communications)
Komunikasi verbal merupakan salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain melalui tulisan (written) maupun lisan (oral). Dalam kehidupan sehari-hari seperti Anda mengirim surat atau telepon kepada orang tua Anda, teman Anda, pacar Anda, Anda berbincang-bincang atau ngobrol dengan teman Anda, Anda ngerumpi dengan tangga sebelah, Anda membaca puisi di depan kelas, Anda mempresentasikan makalah dalam suatu acara seminar, Anda membaca surat kabar, majalah, jurnal, Anda mendengarkan radio, menyaksikan dan mendengarkan acara televisi dan sejenisnya merupakan contoh bentuk-bentuk komunikasi verbal.
Dalam dunia bisnis, beberapa contoh komunikasi verbal antara lain penyampaian pesan melalui surat, memo, teknologi komunikasi modern, rapat pimpinan, briefing kepada karyawan, wawancara kerja, dan presentasi. Penyampaian pesan lewat tulisan maupun lisan tentu memiliki suatu harapan bahwa seseorang akan dapat membaca atau mendengar apa yang akan dikatakan.
2.         Komunikasi Nonverbal
            Bentuk komunikasi yang paling mendasar dalam komunikasi bisnis adalah komunikasi nonverbal. Menurut teori antropology sebelum manusia menggunakan kata-kata, mereka telah menggunakan gerakan-gerakan tubuh, bahasa isyarat (body language) sebagai alat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Berikut ini adalah beberapa contoh perilaku yang ditunjukkan dengan komunikasi nonverbal:
•     Seseorang yang menggigit giginya sendiri (istilah Jawanya : getem-getem) untuk menunjukkan kemarahan.
•     Seseorang yang sedang tersenyum dan melakukan jabat tangan dengan orang lain untuk mewujudkan rasa senang, simpati dan penghormatan.
•     Seseorang yang membuang muka (istilah Jawanya :mlengos) untuk menunjukkan suatu sikap rasa tidak senang terhadap orang lain. 

6.Bisnis dalam Pandangan Komunikasi
Azas-azas komunikasi modern lebih menekankan kebutuhan komunikan dan kesiapan komunikasi dalam proses komunikasi. Itu lebih penting dari pada fungsi pesan dan tujuan komunikator. Oleh karena itu, prinsip-prinsip yang lebih modern pun lebih memperhitungkan faktor peluang daripada produksi. Ketika permintaan akan suatu barang dan jasa melebihi penawarannya, maka yang terpenting adalah bagaimana memproduksi barang dan jasa sebanyak mungkin. Tetapi ketika keadaan menjadi sebaiknya, fokus kegiatan bisnis harus tertuju pada pertanyaan “apakah peluang pasar masih terbuka?”.
Peluang pasar sebenarnya tidak selalu signifikan dengan penawaran barang dan jasa. Artinya barang dan jasa dalam jumlah banyak tidak otomatis menyebabkan pasar menjadi jenuh. Sebaliknya, jumlah barang dan jasa yang sedikit atau langka tidak selalu menyebabkan peluang pasarnya menjadi besar. Kenapa demikian?
Pertama, dalam realitas psikologis ternyata kebutuhan dapat diciptakan. Kebutuhan manusia terhadap barang. Dalam konteks ini, peluang pasar dapat dibuka melalui mekanisme komunikasi yang secara berkesinambungan membentuk nilai sosial, preferensi, dan fungsi. Terbukanya peluang pasar bagi produk minimum merupakan hasil pengkondisian yang dilakukan oleh media massa melalui informasinya. Informasi itulah yang membentuk nilai-nilai, citra (image), dan kebutuhan. Dengan demikian, kegiatan komunikasi kerapkali dilakukan terlebih dahulu untuk membentuk peluang pasar.
Kedua, peluang pasar sangat ditentukan oleh citra konsumen mengenai barang dan jasa. Jika sebuah produk mampu meyakinkan konsumen bahwa produk itu memiliki kredibilitas (dapat dipercaya), memiliki fungsi, dijamin keamanannya dan keunggulan-keunggulan lainnya, peluang pasarnya pun akan terbentuk. Masalahnya, seringkali barang dan jasa tersebut tidak diketahui oleh khalayak karena tidak ada strategi komunikasi yang benar dan memadai. Kegiatan komunikasi yang dimaksud adalah berupa promosi. Kegiatan promosi meliputi :
·         Kegiatan hubungan antar manusia (human relation)
·         Kegiatan hubungan masyarakat (public relation)
·         Kegiatan advertertising atau iklan
Kegiatan yang efektif pada saat ini adalah memperkenalkan produk melalui jasa periklanan. Melalui kegiatan periklanan target yang diharapkan adalah bahwa konsumen mengenal karakteristik produk, memahami fungsi serta keunggulan produk it, lalu menjadi yakin keuntungan memakai produk tersebut. Salah satu dalil strategi periklanan menyebutkan bahwa iklan yang efektif adalah iklan berbiaya paling rendah, dapat mencapai sasaran orang-orang yang akan membeli. Oleh sebab itu sebelum melakukan kegiatan promosi lewat iklan, terlebih dahulu perlu diperhitungkan berapa dana yang tersedia baru menentukan strategi memilih media promosi yang tepat.

Sumber:
sumber :
http://rhestisyahdania.blogspot.co.id/2012/03/tujuan-komunikasi-bisnis.html

http://groupof3.blogspot.co.id/2013/12/tujuan-manfaat-komunikasi-bisnis.html

Introduce Myself

  Hallo Everyone, Tepat di tanggal 26 Desember 2017 saya akan memperkenalkan diri saya. Hari ini tepat dimana hari sesudah Natal dan...